Saturday, 22 February 2014

Leave a Comment

Renault Lebih Lambat dari Mercedes & Ferrari

Kamui Kobayashi mengendarai mobil Caterham. (Foto: Reuters)SAKHIR – Performa mesin pabrikan Renault rupanya belum membaik. Pembalap Caterham, Kamui Kobayashi menilai Renault akan sulit bersaing dengan tim pabrikan lainnya seperti Mercedes dan Ferrari.

Pembalap asal Jepang itu menyelesaikan 66 lap dalam tes kedua di Bahrain, hari ini. Dia berhasil mencatat waktu 1 m 39.855 detik. Kendati tertinggal cukup jauh dari Kevin Magnussen yang mengendarai mesin Mercedes, tapi Kobayashi merupakan pembalap tercepat dari tim-tim yang memakai mesin Renault.

Kobayashi boleh berbangga. Catatan waktunya masih lebih unggul dari juara bertahan Sebastian Vettel. Namun, setelah mengikuti tes di Jerez dan Bahrain, paket mesin V6 turbo keluaran pabrikan asal Prancis itu masih belum mampu meningkatkan performa secara signifikan.

Artinya, Caterham telah memfokuskan kerjasama dengan pemasok mesin asal Prancis itu untuk memecahkan kesulitan yang sedang berjalan. “Jadi kami harus membantu Renault agar bisa bertarung dengan mesin dari pabrikan lain,” kata Kobayashi, ketika ditanya mengenai situasi mesin mobilnya.

Tidak hanya Kobayashi yang mengeluhkan performa mesin Renault. Vettel juga mengatakan yang sama. Penampilan Red Bull yang memakai mesin Renault juga masih tertinggal dari Mercedes dan Ferrari dalam dua tes terakhir ini.

“Untuk sementara itu, kecepatan mobil kami memang terlalu pelan. Jadi, kami memberikan kesempatan mereka untuk bekerjasama dan setelah itu kami akan bekerja untuk memperbaiki mobil kami juga,” sambung Kobayashi, sebagaimana diwartakan Autosport.

“Selama tes, kami bertemu dengan mobil lain dan jelas kami melihat mobil mesin Mercedes lebih cepat saat trek lurus sekitar 20-30 km/jam. Kami akan melihat apa yang bisa kami lakukan dalam waktu dekat. Untuk sementara, mobil kami jelas lebih lambat,” akunya.


0 comments:

Post a Comment